Rabu


Cara Praktis Hidup Sehat dan Berstamina Plus.


Aktifitas fisik yang kurang maupun aktifitas fisik berlebihan, sama-sama membutuhkan asupan nutrisi untuk menghindari resiko menurunnya kualitas kesehatan.
Untuk mereka yang kurang beraktifitas fisik dan pada saat bersamaan tidak mampu mengontrol pola makan, tentu rentan dengan datangnya keluhan seperti diabetes atau kadar gula darah meningkat. Untuk Anda yang termasuk dalam kondisi seperti itu mau tak mau butuh asupan nutrisi sebagai penyeimbang dan menjaga tubuh sehat sepanjang hari.
Mereka dengan rutinitas pekerjaan yang tinggi namun sedikit beraktifitas fisik dan olahraga, Susu Kedelai SARI KEDELAI yang mengandung senyawa isoflavon dan lesitin ini cocok sebagai sumber nutrisi. Dengan mengkonsumsi Susu Kedelai SARI KEDELAI 2 kali sehari membantu mengendalikan nafsu makan dan menjaga metabolisme tubuh agar terhindar dari keluhan meningkatnya gula darah.

Selasa

Kedelai, Pemicu atau Penekan Sel Kanker?.


Walaupun memiliki reputasi yang amat baik bagi kesehatan, makanan berbahan dasar kedelai juga disebut-sebut memicu kanker. Mana yang benar?
Salah satu khasiat kedelai yang terkenal adalah kandungan isoflavon yang berkhasiat mengurangi risiko kanker payudara. Di lain pihak ada penelitian yang menyebutkan bahwa kedelai membuat sel kanker payudara tumbuh dan berbiak. Kontroversi mengenai keluarga kacang-kacangan yang satu ini coba ditengahi oleh penelitian terbaru yang dilansir dalam jurnal American Medical Association.
Dalam studi yang melibatkan lebih dari 5.000 penyintas kanker payudara ini para peneliti menemukan bahwa konsumsi makanan kedelai dalam dosis tinggi (lebih dari 11 gram sehari) berkaitan dengan rendahnya risiko kematian atau tumbuhnya sel kanker.
"Pesan penting yang ingin disampaikan dari studi ini adalah asupan kedelai dalam jumlah sedang cukup aman dan justru mengurangi risiko kematian serta kekambuhan kembali sel tumor pada wanita yang pernah menderita kanker payudara," kata Dr.Xiao Shu, dari Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Amerika Serikat.
Dalam studi yang dilakukannya, Shu dan koleganya menganalisa pola makan 5.000 wanita berusia 20 - 75 tahun yang didiagnosa kanker payudara antara tahun 2002 hingga 2006. Para responden itu kemudian di cek kembali tahun 2009 lewat studi besar yang disebut Shanghai Breast Cancer Survival Study.
Hasilnya, wanita yang sering mengonsumsi protein kedelai memiliki risiko kematian 29 persen lebih rendah pada periode studi dan 32 persen lebih rendah mengalami kekambuhan sel tumor dibandingkan dengan wanita dari kelompok yang jarang makan kedelai.
Konsumsi kedelai dinilai bermanfaat tanpa melihat apakah tumor pada payudara wanita dipicu oleh estrogen. Manfaat ini juga terlihat pada responden, baik itu pengguna tamoxifen atau bukan. Tamoxifen adalah obat yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi dan mencegah kanker payudara. Studi sebelumnya menyebutkan isoflavon dari kedelai mungkin berinteraksi negatif dengan tamoxifen.
Para peneliti juga menyebutkan bahwa khasiat kedelai juga tergantung pada beberapa hal, termasuk pada kualitas, tipe, dan jumlah makanan kedelai. Hal ini menjelaskan mengapa manfaat kedelai berbeda antara wanita China dan Amerika.
Selain itu, wanita di China rata-rata mengonsumsi isoflavon sekitar 47 miligram per hari, sedangkan wanita di Amerika hanya 1-6 miligram.
Meski masih dibutuhkan studi lanjutan untuk menjawab mengapa muncul perbedaan efek kedelai pada wanita, namun para ahli menggarisbawahi bahwa kedelai aman untuk wanita dengan kanker payudara, bahkan memiliki efek positif untuk kesehatan jangka panjang.
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2009/12/10/16515068/www.kompas.com

Rabu

Cegah Perut Buncit Dengan Kedelai.

Photo body OkeKedelai bukan saja kaya akan protein nabati, namun juga berkhasiat mencegah penimbunan lemak pada lingkar perut khususnya pada wanita pascamenopause. Bagi wanita, penampilan adalah salah satu hal terpenting. Tubuh yang ramping dan indah selalu menjadi dambaan setiap kaum Hawa, supaya mereka terlihat sempurna. Namun masalah biasanya muncul ketika wanita mulai memasuki masa-masa menopause atau berhentinya masa menstruasi. Seorang wanita biasanya mulai mengalami masalah fisik dan psikis terkait perubahan yang terjadi dalam tubuhnya. Masalah ini bisa merembet ke hal lain termasuk pada bentuk tubuh yang tidak lagi indah seperti saat remaja. Terhentinya haid atau menstruasi dapat menyebabkan penimbunan lemak di bagian-bagian tubuh tertentu terutama di sekitar pinggang, sehingga limgkar pinggang meningkat. Dengan kata lain, Anda makin lama makin gendut. Masalah penimbunan lemak ini tentu tak bisa dibiarkan begitu saja. Kini ada sebuah harapan baru untuk mengatasi problema lemak ini salah satunya dengan mengonsumsi kedelai secara teratur. Sebuah riset yang dilakukan para peneliti belum lama ini menunjukkan, konsumsi minuman kedelai dapat memperbaiki penampilan perempuan. Dalam riset, perempuan pascamenopause yang mengonsumsi minuman kedelai secara teratur setiap hari selama tiga bulan, cenderung memiliki perut lebih ramping dibanding rekan mereka yang minum susu. Kedelai mengandung isoflavon, yang strukturnya sama dengan estrogen dan menempel pada reseptor estrogen di lapisan lemak. Jadi, secara teori isoflavon pada kedelai dapat membantu mengatur metabolisme lemak tubuh. "Temuan ini tampaknya yang pertama menunjukkan bahwa protein dapat mempengaruhi distribusi lemak di perut," ungkap pimpinan riset, Dr Cynthia K. Sites, dari Universitas Alabama di Birmingham yang mempublikasikan risetnya pada jurnal kedokteran "Fertility and Sterility". Dalam risetnya, Sites melibatkan sebanyak 18 wanita berusia 50-an yang telah memasuki masa menopause antara satu hingga lima tahun. Setengah dari mereka diberi minuman shake dari kedelai setiap hari, sedangkan setengah lagi mengonsumsi milkshake yang mengandung protein casein. Responden diminta meminum setengah takar minuman shake tersebut ketika sarapan dan setengah lagi saat makan malam. Mereka juga harus mengganti minuman sehari-hari dengan makanan lain guna mencegah penambahan berat badan. Setelah tiga bulan berjalan, para peneliti menemukan bahwa wanita yang meminum kedelai mempunyai lingkar lemak perut lebih ramping dibanding yang meminum susu, meski kedua kelompok menunjukkan perubahan yang sama dalam berat dan lemak seluruh tubuh. "Belum jelas mengapa protein pada kedelai dapat mempengaruhi lemak khususnya di lingkar perut. Apapun mekanismenya, data kami menunjukkan protein kedelai yang mengandung isoflavone dapat mencegah akumulasi lemak di perut," ungkap Sites. Peneliti menekankan bahwa mencegah penimbunan lemak pada usia paruh baya sangat penting artinya karena lemak yang berlebihan pada perut berkaitan dengan tingginya risiko mengidap diabetes dan penyakit jantung. Mereka juga berharap akan ada penelitian lanjutan untuk mengungkap potensi besar protein pada kedelai. (Kompas.com)

Manfaat Susu Kedelai.


Gambar Kinoy SusuProtein, berguna untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan yang rusak, penambah imunitas tubuh. Protein pada susu kedelai tersusun oleh sejumlah asam amino (lesitin / HDL, arginin, lisin, glisin, niasin, leusin, isoleusin, treonin, triptofan, fenilalanin). Protein yang terkandung dalam kedelai diketahui kaya akan asam amino arginin dan glisin yang merupakan komponen penyusun hormon insulin dan glukogen yang disekresi oleh kelenjar pankreas dalam tubuh. Lemak Nabati, Sangat baik untuk tubuh manusia. Karbohidrat, sebagai sumber energi atau tenaga didalam tubuh Serat / fiber, berguna untuk system pencernaan dalam tubuh. Vitamin A, pada biji kedelai berasal dari karoten, yang merupakan bahan dasar vitamin A, membantu kelancaran fungsi organ penglihatan dan pertumbuhan tulang. Vitamin B1, Vitamin B1 atau yang sering disebut tianin sangat berperan dalam reaksi-reaksi dalam tubuh yang menghasilkan energi. Vitamin B2, isebut jugaflavin, merupakan pigmen yang banyak terdapat pada susu, bail susu sapi susu manusia, maupun susu kedelai. Vitamin E, melancarkan proses reproduksi dan proses menstruasi, mencegah impotensi, keguguran, dan penyakit jantung kardiovaskuler, meningkatkan produksi air susu, membantu memperpanjang umur, dan sebagai antioksidan. Orang yang rajin mengkonsumsi antioksidan akan terlihat lebih muda ketimbang orang yang jarang mengkonsumsinya. Mineral, berfungsi dalam menambah kekuatan struktur tulang, gigi, dan kuku, serta dapat menambah daya tahan tubuh terhadap gangguan penyakit. Selain itu, mineral juga berfungsi dalam proses reproduksi pertumbuhan tulang mereka yang menuju dewasa. Polisakarida yang mampu menekan kadar glukosa dan trigliserida postpandrial, serta menurunkan rasio insulin-glukosa postpandrial (setelah makan), Asupan susu kedelai dapat membantu mengendalikan kadar gula darah yang melebihi batas normal tersebut, sehingga sangat membantu mengendalikan penyakit gula. Isoflavon, Ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi lainnya dalam biji kedelai ada yang membentuk flavonoid. Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada tanaman yang berwarna hijau. Senyawa ini biasanya memiliki ciri khas, yaitu mengeluarkan bau tertentu. Bau langu yang terdapat pada biji kedelai adalah salah satu tanda bahwa dalam biji tersebut terdapat flavonoid. Secara ilmiah, flavonoid sudah dibuktikan mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan salah satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai dan amat bermanfaat bagi kesehatan adalah isoflavon. Seorang peneliti Jepang, pada tahun 1998 menganjurkan setiap manusia mengkonsumsi isoflavon kedelai sebanyak 50-100 mg perhari. fungsi isoflavon itu bagi tubuh adalah: 1. Melancarkan metabolisme 2. Melancarkan pencernaan 3. Merupakan nutrisi pelengkap 4. Meningkatkan sistem imunitas 5. Memperkuat strukturmatriks tulang 6. Menstabilkan tekanan darah 7. Menurunkan kadar kolestrol darah 8. Menstabilkan kadar gula darah 9. Mencegah obesitas 10. Mencegah penyakit ginjal 11. Mengurangi gejala jantung koroner (kardiovaskuler) 12. Mengurangi gejala stroke 13. Mengurangi gejala rematik dan asam urat 14. Mengurangi gejala maag 15. Menghilangkan rasa lelah dan lesu 16. Mengurangi gejala symptom menopause 17. Memperlambat penuaan sel 18. Mencegah tumbuhnya kanker, terutama kanker payudara dan prostate 19. Menambah daya ingat dengan meningkatkan fungsi kognitif. HDL (Kolesterol Baik) LDL (Low Density Lipoprotein) bersifat sangat mampu untuk membuat proses pengapuran pembuluh darah. Karenanya dikenal sebagai kolesterol jahat. HDL (High Density Lipoprotein) bersifat sebaliknya yaitu menahan proses pengapuran dengan cara menyedot timbunan kolesterol didalam pembuluh darah, lalu membawanya ke lever dan selanjutnya dibuang melalui empedu. Oleh karenanya HDL dikenal sebagai kolesterol baik.Sebetulnya yang harus selalu di perhatikan terlebih dahulu adalah kadar kolesterol total yang harus senantiasa di jaga jangan lebih dari 200 mg % Barulah apabilah seseorang mempunyai kadar kolesterol yang selalu normal, maka sebaiknya harus dilihat lagi kadar HDL-nya. Kalsium adalah salah satu mikro mineral yang berguna bagi tubuh manusia. 99% dari kalsium dapat ditemukan pada tulang dan 1% dialirkan pada selaput cair, di dalam struktur sel dan selaput sel. Fungsi Kalsium Merupakan mineral yang sangat penting yaitu - Pengaruh Neurotransmitter, peredaran darah dan fungsi otot urat - Membantu meningkatkan kekuatan pada tulang dan mencegah tulang keropos. - Membantu peredaran darah secara normal. - Membantu formasi sel protein dan membantu mengatur fungsi otot - Mengontrol asam lemak (fatty acids) pada usus yang dapat mengurangi formasi sel kanker dengan tujuan mencegah terjadinya kanker usus.

Selasa

Isoflavon Kedelai Kendalikan Kolesterol.



Bukti-bukti hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi diet dengan protein kedelai akan menurunkan kolesterol darah dan mengurangi penyakit kronis pada populasi di Barat. Hal lain yang menonjol adalah penurunan kadar kolesterol oleh suplementasi protein kedelai tersebut sama dengan yang disebabkan oleh obat-obat penurun kolesterol yang diproduksi secara sintetik, serta jumlah protein kedelai yang diperlukan cukup rendah. Terapi diet (terapi melalui pengaturan makanan) menjadi lebih efektif jika menggunakan protein kedelai dibandingkan jika hanya menggunakan makanan rendah lemak saja dalam mencegah penyakit jantung koroner.
Karena mengandung isoflavon yang terdiri atas genistein, daidzein dan glicitein, protein kedelai dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskulas dengan cara mengikatkan profile lemak darah. Khususnya, protein kedelai menyebabkan penurunan yang nyata dalam kolesterol total. Kolesterol LDH dan trisliserida dan meningkatkan kolesterol HDL. Karena estrogen telah terbukti menurunkan kolesterol LDL, peranan isoflavon dapat diduga mirip estrogen (estrogen like), menghasilkan efek yang sama.
Kolesterol adalah bahan esensial untuk membangun dinding sel serta diperlukan untuk memudakan sel tubuh yang jumlahnya miliaran. Secara umum ada dua kandungan kolesterol yang didapatkan di dalam darah, yaitu low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dan high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Perbandingan LDL terhadap HDL menentukan tingkat kadar kolesterol seseorang. Karena mengandung isoflavon yang terdiri atas genistein, daidzein dan glicitein, protein kedelai dapat menyebabkan penurunan yang nyata dalam kolesterol total. Kolesterol LDH dan trisliserida dan meningkatkan kolesterol HDL. Karena estrogen telah terbukti menurunkan kolesterol LDL, peranan isoplavon dapat diduga mirip estrogen (estrogen like), menghasilkan efek yang sama.
Di dalam dinding sel pembuluh darah, lesitin kedelai dapat menyebabkan lecithine cholesterol acyl transferase (LCAT) menjadi ester-kolesterol yang berperan sangat penting dalam pembentukan HDL. LCAT berperan dalam menentukan sintesis kolesterol.

Kamis

Vegetarian, Gaya Hidup Sehat.


Gambar sayuranMenjadi vegetarian adalah gaya hidup, bukan mengikuti aliran terkait agama tertentu. Alasan utama menjadi vegetarian biasanya demi kesehatan. Namun di sejumlah negara maju, alasan tadi telah bergeser menjadi demi lingkungan dan etika. Sementara di Indonesia, seperti dikemukakan Koordinator Pusat Studi Energi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Prasasto Satwiko, vegetarian banyak dianggap berkaitan dengan ajaran agama tertentu. Belum dipandang sebagai gaya hidup. Kaum vegetarian baru di negara-negara maju sekarang menempatkan lingkungan dan etika sebagai alasan, ujarnya Kamis (10/7). Lingkungan dipakai sebagai alasan karena pemakaian energi untuk menghasilkan daging teramat mahal dan merusak alam. Sementara etika berhubungan dengan manusia yang mestinya menghargai binatang sebagai sesama. Dalam bingkai perikemanusiaan, binatang jangan diperlakukan semena-mena. Sikap semena-mena, termasuk membunuh binatang secara keji, akan berimbas ke perilaku. Gaya hidup itu bukan tentang orang yang smakan sayur dan buah karena tak suka mengonsumsi atau membeli daging. "Tapi tentang orang yang memakan sayur dan buah karena mereka suka dan mendapat manfaat, " ujar Prasasto yang juga vegetarian ini. Proses membunuh hewan dan keterbiasaan manusia melihat penderitaan hewan-apalagi hewan konsumsi-sedikit banyak berdampak pada perilaku. Kenyataan membuktikan kaum vegetarian lebih bisa menjaga kestabilan emosi ketimbang orang yang mengonsumsi daging. Gaya hidup vegetarian, disampaikan Prasasto, dalam beberapa tahun terakhir, sudah menjadi tren di negara maju seperti Inggris dan Selandia Baru. Namun uniknya, Selandia Baru adalah negara pengekspor daging ke banyak negara, termasuk Indonesia.
S

Protein Kedelai Penangkal Kegemukan.


Mengukur pinggangAnda yang mengalami kegemukan bakal punya harapan baru. Para peneliti di Swedia telah menemukan sebuah protein yang dapat merangsang bentuk sel-sel lemak. Protein ini yang dikenal sebagai TRAP atau tartrate-resistant acid phosphatase, "Kerjanya merangsang pembentukan sel-sel lemak baru dan dengan demikian dapat mengatasi persoalan kegemukan," Demikian diungkapkan para peneliti dari Karolinska Institute, Swedia. Penelitian ini didasarkan pada penelitian atas kultur sel dan tikus dan menunjukkan bahwa pada mereka yang kegemukan kadar proteinnya berlebihan. "Protein ini potensial digunakan untuk merawat mereka yang berada dalam kondisi disebut morbid cachexia (kehilangan berar badan) seperti penyakit kanker," ujar profesor Goeran Anderson, pemimpin peneliti. "Temuan ini merupakan langkah awal bagi perawatan kegemukan yang didasarkan pada teknik mencegah efek-efek protein,". Penelitian yang dilakukan sekitar empat tahun ini mengikutsertakan sekurangnya 14 wanita dengan obesitas dan dipublikasikan di Jurnal Public Library of Science.